Karikatur RSUD Asy-Syifa bersama dua unit ambulans gratis yang di gunakan untuk antar-jemput pasien. (ist)
Berita ini Kerjasama RSUD Asy-Syifa’ dengan PenaTenggara.com
PenaTenggara.com (Sumbawa Barat) — Pelayanan kesehatan tetap berlanjut sekalipun pasien rawat inap RSUD Asy-Syifa’ dibolehkan untuk pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga. Namun, lebih dari itu manajemen rumah sakit menyiapkan ambulans gratis mengantar pulang pasien sampai yang bersangkutan tiba di rumahnya.
Hal ini dilakukan untuk memperkuat sekaligus memantapkan program KSB Maju Kesehatan yang di gagas oleh Pemkab Sumbawa Barat. Nah, dengan kehadiran kendaraan pengantaran ini menegaskan rumah sakit memberikan pelayanan yang lebih humanis dan diharapakan mampu meringankan beban keluarga.
“Alhamdulillah, kami memiliki dua unit kendaraan roda empat untuk menopang dan menyukseskan program ini,” terang Dirut RSUD Asy-Syifa’ Andy Suhaeri pada media Jum’at 9 Oktober 2026.
Ia menambahkan, ketersediaan dua ambulans ini merupakan salah satu upaya kami dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya.
Lebih jauh Dirut Asy-Syifa’ mengatakan bahwa kendaraan itu bukan hanya di gunakan untuk antar pasien saja, tetapi juga untuk menjemput masyarakat yang sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan cepat.
“Sudah ada tim khusus yang di bentuk untuk pelayanan ini yaitu Tim Reaksi Cepat (TRC). Langkah ini akan menegaskan bahwa RSUD Asy-Syifa sebagai salah satu fasilitas pendukung dalam implementasi KSB Maju Kesehatan. Bukan sekadar mengobati, rumah sakit berupaya memastikan perjalanan pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan hingga kembali ke rumah mendapat perhatian,” ungkap Dirut.
Kehadiran armada ini, sambung Andi pemerintah memberikan kemudahan dan meringankan beban masyarakat. Konsep pelayanan yang di lakukan ini selaras dengan niat mulia yakni ‘Datang dijemput, lalu pulang diantar’. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan saat membutuhkan pertolongan medis, tetapi juga mendapatkan dukungan transportasi datang dan pergi.
“Ini merupakan inovasi pelayanan kerja yang searah dengan spirit dari program KSB Maju Kesehatan yang mendorong pelayanan kesehatan semakin modern dan mudah di jangkauan oleh masyarakat,” terang Andi.
“Transportasi pengantaran pasien kami sediakan agar mereka terbebas dari biaya tambahan setelah pasien mendapatkan pelayanan medis,” terangnya kembali.
Kendati demikian, dalam memajukan pelayanan tidak cukup jika hanya mengandalkan sarana dan prasarana. Kesiapan sumber daya manusia (SDM) juga patut menjadi perhatian agar setiap inovasi yang di telurkan berjalan efektif dan optimal. Semuanya memiliki kaitan dan saling membutuhkan.
“In Syaa Allah, manajemen RSUD Asy-Syifa berkomitmen untuk menyiapkan tenaga medis berkualitas dan meningkatkan SDM untuk mendukung pengembangan pelayanan ke depan,” imbuh Andi seraya mengatakan bahwa layanan antar-jemput yang terintegrasi ini civitas hospitalia RSUD Asy-Syifa berupaya memberikan pelayanan yang humanis. (deP)
