Armada pendukung untuk menyukseskan program pemulangan jenazah. (foto: ist)
Berita ini Kerjasama RSUD Asy- Syifa’ dengan PenaTenggara.com
PenaTenggara.com, (Sumbawa Barat) — Program pemulangan jenazah di Kabupaten Sumbawa Barat telah berjalan dan di rasakan langsung oleh masyarakat. Secara tidak langsung, hal demikian turut berpengaruh pada serapan anggaran.
Anggaran pemulangan jenazah di RSUD Asy-Syifa tahun 2026 ini ± Rp 288 juta dan sudah terserap pada angka 60 persen dengan jumlah sementara jenazah baik dari dalam maupun luar KSB sebanyak 106 orang (Almarhum-Almarhumah).
Perkembangan tersebut disampaikan oleh Dirut RSUD Asy-Syifa, Andi Suhaeri S.ST.,MM.Inov pada media, Kamis 1 Oktober 2026.
“Dengan adanya bantuan dana pemulangan jenazah ini, pemerintah hadir untuk meringankan beban keluarga,” ungkapnya.
Untuk biayanya, sambung Andi, mengacu pada aturan yang telah di tentukan. Untuk layanan penanganan serta pemulangan jenazah dari fasilitas kesehatan baik itu Puskesmas se-KSB maupun RSUD ke rumah duka, dikenakan tarif biaya sangat terjangkau atau penanganan penunjang sekitar Rp100.000/ per sekali jalan.
Terlebih lagi, program pemulangan jenazah ini merupakan bagian dari layanan unggulan KSB Maju Kesehatan yang dikelola melalui RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat untuk memberikan kemudahan dan jaminan akses sosial bagi warga.
“Tidak hanya dalam KSB saja, tetapi dari luar pun tetap menjadi perhatian selama dia ber-KTP Sumbawa Barat,” terangnya.
nah, tahun depan 2027 mendatang, RSUD Asy-Syifa’ akan mengembangkan layanan pemulangan jenazah dari luar NTB bagi masyarakat Sumbawa Barat.
Hal ini kami lakukan, terang Dirut Asy-Syifa’ menyikapi masukan dan aspirasi dari masyarakat yang meminta agar jangan sampai layanan pemulangan jenazah yang di gulirkan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat itu berlaku di seputaran NTB saja. Tetapi, layanan pemulangan jenazah dari luar NTB pun harus menjadi perhatian agar lebih merata.
“Prihal aspirasi tersebut juga mendapat respon positif dari pimpinan daerah dan in syaa Allah tahun depan akan di mulai,” pungkasnya. (deP)
