Foto bersama, Bupati dan Wakil Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah dan Hj. Hanifah beserta manajemen PT. AMNT hingga 61 Siswa dan siswi Beasiswa SMK AMMAN Scholars. (Foto: ist)
PenaTenggara.com, (Sumbawa Barat) — Sebanyak 61 siswa dan siswi dari Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa mendapat kesempatan melanjutkan pendidikannya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Jawa Timur.
Mereka yang di lepas pada, Kamis 9 Juli 2026 oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah ST.,M.Si merupakan siswa dan siswi yang mendapat beasiswa dari PT. AMMAN Mineral.
61 siswa dan siswi SMK AMMAN Scholars itu merupakan hasil seleksi yang cukup panjang dari 500 peminat. Nah, untuk komposisi siswa dan siswi yang lulus dari Sumbawa Barat sebanyak 34 orang dan sisanya berasal dari Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada perusahaan yang ikut serta dalam membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia. Karena muara atau tujuan akhir dari program ini ialah meningkatkan kompetensi, skill dan kapasitas kejuruan bagi generasi muda.
Atas nama pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Bupati berharap agar program ini dapat di lanjutkan sehingga siswa dan siswi yang mendapat kesempatan yang sama menjadi bagian dari SMK AMMAN Scholars.
“Ini di tahun ke-6 AMMAN dengan SMK Scholars-nya. Harapan kami, program ini dapat di teruskan sehingga anak-anak kita dapat menimbah ilmu serta mendapatkan pengalaman belajar,” terangnya.
Sementara itu, Aji Suryanto, Senior Manager Social Impact PT. AMMAN Mineral mengatakan, bahwa perusahaan senantiasa melakukan beragam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan. Inisiatif ini, sambungnya mencakup pengembangan kapasitas masyarakat, agar dapat memaksimalkan kesejahteraan dan potensi sumber daya manusia dan wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terutama pasca tambang beroperasi.
Untuk visi PPM AMMAN ialah komunitas di mana AMMAN beroperasi, memiliki ekosistem sosial budaya dinamis yang menghasilkan peluang luas bagi semua untuk berkembang. PPM AMMAN dijalankan melalui tiga pilar, yakni Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia), Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi), dan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan).
Human Capital Development fokus pada program edukasi (SMK AMMAN Scholars) dan kesehatan dengan menargetkan masyarakat di sekitar wilayah operasional, apa pun latar belakangnya, untuk memiliki kesejahteraan, kemampuan, dan hak untuk menentukan arah menuju masa depan yang lebih baik dengan penghidupan/pekerjaan yang bermartabat.

Penerima Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars) adalah salah satu program utama yang dijalankan di bawah pilar ini untuk memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas dengan menyediakan pendidikan formal dan pelatihan vokasi bagi masyarakat KSB.
“Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda KSB dan Sumbawa yang unggul dan kompetitif, serta memberikan dampak sosial positif yang berkelanjutan dan terukur,” bebernya.
Pelepasan AMMAN Scholars
Pelepasan siswa/siswi menandai komitmen kuat PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dalam memajukan kualitas sumber daya manusia yang kompeten agar mampu bersaing di industri masa depan. Program ini merupakan salah satu program unggulan dari berbagai inisiatif berkelanjutan yang tertuang dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Momentum pelepasan menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Program AMMAN Scholars di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bukan sekadar seremoni, acara ini menandai babak baru bagi puluhan anak muda KSB yang telah melalui proses seleksi panjang dan kini bersiap meninggalkan kampung halaman untuk menempuh pendidikan vokasi di sekolah-sekolah kejuruan unggulan di Pulau Jawa.
Tahun 2026 menjadi penanda perjalanan enam tahun Program AMMAN Scholars di KSB, sebuah pencapaian yang mencerminkan konsistensi AMMAN dalam membuka akses pendidikan vokasi berkualitas bagi masyarakat sekitar wilayah operasionalnya. Dari proses seleksi yang ketat dan transparan, sebanyak 34 siswa KSB dinyatakan lolos dan akan melanjutkan pendidikan di 8 sekolah kejuruan mitra yang tersebar di tiga kota, yaitu Kudus, Malang, dan Ponorogo.
Selama tiga tahun ke depan, sesuai jenjang pendidikan tingkat atas yang mereka tempuh, para siswa ini akan menempuh pendidikan langsung di sekolah-sekolah mitra yang telah berpengalaman mencetak lulusan siap kerja. Saat ini lebih dari 350 anak telah menjadi AMMAN Scholars (asal KSB dan KS) yang berkesempatan menempuh pendidikan SMK dan D3 unggulan.
Bagi KSB, pelepasan ini juga menjadi simbol kepercayaan yang terus tumbuh antara AMMAN, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Kehadiran serta pelepasan resmi yang dilakukan oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa program ini bukan hanya inisiatif korporasi semata, melainkan bagian dari kolaborasi lintas pihak untuk mempersiapkan generasi muda KSB yang unggul, kompetitif, dan siap membawa dampak positif bagi kampung halamannya di masa depan.

AMMAN Football Fellowship ke PSS Sleman
Di hari yang sama, giliran lapangan hijau yang menjadi sorotan. Sebanyak 12 talenta muda terbaik kategori usia dini (U15) asal KSB turut dilepas untuk mengikuti akademi sepak bola di PSS Development Center, Sleman, selama satu tahun ke depan. Program ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi AMMAN dan PSS Sleman yang telah terjalin sejak 2023, di bawah payung Sports for Development (S4D) yang merupakan salah satu inisiatif PPM AMMAN dari pilar Human Capital Development.
PSS Sleman dipilih sebagai mitra karena rekam jejaknya melahirkan atlet-atlet yang menembus Tim Nasional, serta program pembinaan usia dini yang telah menghasilkan sejumlah pemain Liga 1. Berlokasi di Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pelajar, lingkungan PSS Development Center juga diharapkan turut mendukung sisi akademik dan pengembangan karakter para talenta muda KSB, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi atlet yang unggul secara fisik maupun intelektual.
Pelepasan AMMAN Scholars di Kabupaten Sumbawa (KS)
Semangat yang sama turut terasa di Kabupaten Sumbawa (KS), di mana pelepasan peserta AMMAN Scholars digelar bersamaan dengan pelepasan di KSB. Tahun 2026 menjadi tahun ketiga pelaksanaan program ini di KS, dengan 27 peserta berhasil meloloskan diri untuk menempuh pendidikan SMK di sekolah-sekolah mitra yang sama.
Sebagian besar dari mereka berasal dari berbagai desa dan kecamatan yang berdekatan dengan wilayah eksplorasi tambang AMMAN, menjadikan program ini sebagai bentuk nyata kehadiran AMMAN di tengah masyarakat lingkar operasional. Pelepasan di KS dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap program pengembangan sumber daya manusia ini. (deP)
