Kepala Dinas Sosial, Ns. Kamaluddin S.Kep usai memberikan keterangan media. (foto: ist)
PenaTenggara.com, (Sumbawa Barat) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menunaikan kewajibannya dalam menyalurkan bantuan sosial tahap ke-3 pada 2008 orang lansia.
Pemberian bantuan pada lansia sendiri merupakan bagian dari program yang gulirkan oleh pemerintah saat ini ialah Kartu KSB Maju Lansia yang merupakan salah satu layanan turunan dari program unggulan Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju yang dijalankan melalui Dinas Sosial.
Program berasa dan menyentuh masyarakat karena program ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan sosial serta layanan terpadu bagi para lanjut usia (lansia) di Bumi Pariri Lema Bariri.
“Alhamdulillah, untuk bansos tahap III sudah kami salurkan pada bulan September 2026 lalu,” ungkap Kepala Dinas Sosial Ns. Kamaluddin S.Kep pada media.
Pola atau mekanisme penyaluran bansos ini, terang Kamal tidaknya ada yang berubah. Tidak dalam bentuk barang, tetapi bentuk uang tunai. Hanya saja penyalurannya melalui perbankan dan uang yang di transfer itu langsung masuk ke buku rekening penerima manfaat.
“Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan PT. Bank NTB Syariah untuk mempermudah penyaluran dan tiap individu mendapatkan Rp 250.000,-,” bebernya.
Mantan Kepala Dinas (Kadis) DPM PTSP itu menambahkan, bahwa saat ini fokus untuk persiapan penyaluran tahap terakhir yakni tahap ke-4 untuk periode bulan Oktober, November dan Desember 2026.
Tiap penyaluran bansos, sambungnya kembali, jumlah penerima manfaat program itu selalu berubah-ubah karena di picu oleh beberapa hal. Meninggal dunia, pindah tempat tinggal dan umur yang memenuhi syarat. Itulah alasannya yang memicu mengapa jumlah penerima selalu berubah-ubah.
“Tiap pencairan penyaluran di SK-kan kembali oleh Bupati. Jadi, jumlah penerimanya bisa naik bahkan juga bisa turun bergantung hasil dari verifikasi lapangan,” paparnya. (deP)
