Dedy Damhudi M. Khatim – Kepala Dinas Kominfo saat membacakan fakta integritas di hadapan Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah. (Foto: ist)
Berita ini Kerjasama Kominfo Sumbawa Barat dengan PenaTenggara.com
PenaTenggara.com, (Sumbawa Barat) — sebanyak 41 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat di mutasi, Senin 9 Maret 2026.
Dalam mutasi yang berlangsung di Lantai III Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah itu, terdapat nama Dedy Damhudy M. Khatim S.P.,M.Si yang diamanahkan menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggantikan Abdul Muis yang sebelumnya purna tugas pada Februari 2026 lalu.
Sementara untuk posisi Sekretaris Dinas Kominfo yang sebelumnya di isi oleh Dedy, kini dipercayakan kepada Ahmad Hidayat yang sebelumnya Kepala Bidang Komunikasi Informatika. Sementara posisi Dayat sendiri diisi oleh Allein Erida DG Iji S.Psi., M.Si yang sebelumnya menjadi Kepala Bidang Pemasaran di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.
Wengawali sambutannya, upati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah ST.,M.Si terlebih dahulu memberikan ucapan selamat, terlebih meminta untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru.
Di lingkungan kerja yang baru, jangan sampai membawa masalah, tetapi jadilah pribadi yang baik dan aktif dalam setiap kegiatan serta mampu menjadi problem solver ketika ada persoalan di tubuh organisasi tempat bekerja.
Mutasi hari ini, sambung Bupati ada perubahan struktur organisasi. Dinas Kominfo yang semula berada di type C yang menangani dua bidang, kini naik menjadi type A dan menangani empat bidang. Artinya ada dua yang baru, salah satunya Bidang Komunikasi Publik. Dengan demikian, Dinas Kominfo diharapkan aktif dalam penyebarluasan informasi yang berkaitan dengan pembangunan, pemerintahan serta program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kita sadari bersama, bahwa hari ini sistem kerja elektronik tidak bisa tawar menawar. Untuk itu, Kominfo selaku “juru bicara” pemerintah harus berjalan maksimal. Jangan sampai masyarakat kekurangan informasi akan kinerja pemerintah.
“Meskipun Kominfo sebagai corong informasi pemerintah, bukan berarti PPID yang ada di tiap organisasi perangkat daerah itu pasif. Harus tetap aktif dan membangun akselari bersama,” ungkap Amar.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada legislatif yang telah meluangkan waktu pembahasan hingga menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Perubahan tentang struktur organisasi perangkat daerah.
“Era digitaliasasi dewasa ini semakin kuat. Kominfo sebagai leading sektor harus paham dengan tofuksi kerja,” paparnya.
Terakhir, Bupati juga menitip kepada Kominfo untuk segera menuntaskan masalah daerah Blank Spot yang masih terkendala jaringan telekomunikasi internet.
“Tempo hari, ada beberapa desa di KSB seperti Tua Nanga hingga Talonang yang sempat di support oleh BAKTI. Namun sekarang, tidak di dukung lagi. Dengan demikian, ini menjadi “PR” buat Kominfo untuk segera di tuntaskan karena sekarang ini rata-rata bersasis elektronik. Informasi elektronik sampai Siskeudes pun sekarang bersasis elektronik,” ujar H. Amar.
Dirinya berharap agar persoalan-persoalan mendasar dapat segera teruraikan dan itu dibuktikan dengan kerja nyata.
“Ingat, jabatan ini adalah amanah dan tetap ada pertanggung jawab baik dunia maupun di akherat. Jadi, bekerja melayani masyarakat dengan sepenuh hati, tulus dan mulia, in syaa Allah menjadi amal ibadah untuk kita semua,” pungkasnya. (deP)
