Dirut RSUD Asy-Syifa’, Andy Suhaery S.ST.,MM. Inov. (Foto: ist)
Berita ini Kerjasama RSUD Asy-Syifa’ dengan Pena Tenggara.com
Pena Tenggara.com, (Sumbawa Barat) — Mendekatkan serta memberikan pelayanan kesehatan yang optimal pada masyarakat merupakan spirit yang di pegang teguh oleh manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy Syifa’.
Fasilitas kesehatan di tanah Bariri Lema Bariri ini memiliki fasilitas lengkap untuk mendukung pelayanan kesehatan terutama yang membutuhkan Medikal Check Up (MCU).
Diantara fasilitas yang telah tersedia ialah spirometri. Yang mana, alat kesehatan ini digunakan untuk mendeteksi berbagai gangguan pernapasan seperti asma dan juga Penyakit Paru Obstruktif Kronis yang selanjutnya disingkat (PPOK).
Selain itu, RSUD juga memiliki audiometri. Ini adalah perangkat medis untuk mengukur fungsi dan kepekaan pendengaran seseorang. Alat ini menghasilkan bunyi dengan nada dan frekuensi berbeda untuk mendeteksi gangguan pendengaran di berbagai tingkat volume dan frekuensi (nada) suara.
“Tidak sampai disitu, kami juga memiliki fasilutas lainnya ialah treadmill,” ungkap Direktur RSUD Asy Syifa, Andy Suhaery S.ST.,MM.Inov pada media.
Treadmill ini, terang Andy berfungsi untuk mengukur atau mengevaluasi kinerja jantung saat diberikan beban kerja fisik. Terlebih lagi, mengukur aliran darah jantung, irama jantung, dan tekanan darah, bertujuan mendeteksi penyakit jantung koroner (PJK) yang tidak muncul saat istirahat.
Layanan MCU ini, sambung Andy, buka setiap hari kerja. Terlebih lagi, RSUD Asy-Syifa’ telah menyediakan ruangan yang dibagi menjadi dua yakni ruang reguler dan ruang karyawan.
“Kami menyediakan ruang bagi karyawan karena harus menyesuaikan lantaran KSB masuk wilayah industri yang erat hubungannya dengan penyerapan tenaga kerja,” bebernya.
Lebih jauh Dr. Andi menerangkan bahwa RSUD Asy Syifa’ telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kemenaker RI yang muatannya ialah, fasilitas kesehatan ini layak menjadi tempat untuk melakukan MCU bagi karyawan karena telah memiliki peralatan lengkap ditambah lagi dengan tenaga medis yang kompeten.
Sedangkan ruang reguler dapat digunakan untuk umum seperti kepentingan MCU pegawai bahkan untuk pemilu baik itu Pileg atau Pilkada.
“Kami terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan sebagai wujud dari komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat,” pungkasnya. (deP)
