Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Rahadian (topi putih) saat berdiskusi dengan Syaeun (pelaku UMKM) mengenai keberhasilan Black Garlick. (foto: ist)
PenaTenggara.com, (Lombok Timur) — Kawasan Sembalun yang terletak di Kabupaten Lombok Timur terbilang sukses dalam mengembangkan wisata kerakyatan. Masyarakat setempat berhasil membaca peluang usaha hingga usahanya tembus pasar internasional, salah satunya Black Garlick.
Kelompok Usaha Miko Kecil dan Menengah (UMKM) yang di kelola oleh Syaeun bersama teman-temannya itu patut menjadi contoh. Produknya unggul. Selain tembus pasar UMKM nasional, mereka sudah mampu mensuplay produk ke Jepang dan juga Malaysia. Yang terbaru lagi, terdapat permintaan pengiriman dari Jepang sebanyak 10 ton sementara dari benua biru Rusia permintaannya cukup tinggi yakni 28 ton. Hebat bukan.!!
“Untuk permintaan pengiriman produk ke Jepang dan Rusia, masih menunggu Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU),” ungkap Syaeun pada media.

Ia berharap, semoga tidak ada aral melintang sehingga proses ekspor barang berjalan lancar. Seiring adanya permintaan konsumen, sambung Syaeun, maka secara otomatis memberikan berkah pada kelompok dan anggota kelompok dalam meningkat pendapatan.
Tembusnya Black Garlick ini ke level internasional, tambah Syaeun tidak lepas dari kualitas produk serta peran dari wisatawan itu sendiri. Menurutnya, keberhasilan hari ini tidak di gapai dengan cara yang mudah. Butuh perjuangan panjang bahkan sempat putus asa karena harga bawang putih tunggal yang menjadi komoditi utama dalam produk ini mengalami penurunan harga.
“Alhamdulillah, usaha semakin menggeliat dan sejauh ini telah berkerjasama dengan memberdayakan 25 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di sekitar kawasan Sembalun,” paparnya.
Keberhasilan Syaeun dalam mengelola bawang putih menjadi produk unggulan dari kaki Gunung Rinjani-Sembalun mendapat apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak. Salah satunya pemenang perempuan pejuang pangan tahun 2018 hingga penghargaan Upakarti kategori jasa pengabdian dari Menteri Perisdustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmiha pada 2 Desember 2024.
“Keberhasilan hari ini tidak lepas dari peran serta pemerintah dalam memberikan dukungan. Termasuk PT. AMNT ambil bagian dalam menyukseskan produk kami baik itu promosi hingga penguatan SDM kelembagaan kelompok usaha,” pungkasnya. (deP)
